SunnahSunnah

Puasa Ayyamul Bidh

Panduan lengkap niat, syarat, dan tata cara pelaksanaan.

Niat Puasa

نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ لِلَّهِ تَعَالَى

Latin

"Nawaitu shauma ayyaamil biidhi lillaahi ta'aala."

Artinya

Aku niat berpuasa Ayyamul Bidh (hari-hari putih), sunnah karena Allah Ta'ala.

Waktu Pelaksanaan

Tanggal 13, 14, dan 15 di setiap bulan Hijriah.

Syarat Khusus

Dilakukan saat bulan sedang purnama penuh.

Keutamaan

Nilai pahalanya setara dengan berpuasa sepanjang tahun (puasa dahr), karena setiap kebaikan dilipatgandakan 10 kali (3 hari x 10 = 30 hari).

Doa Berbuka

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ

"Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa 'ala rizqika afthartu. Birahmatika yaa arhamar raahimiin."

Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka. Dengan rahmat-Mu wahai Dzat yang Maha Penyayang.

PENTING: Pada bulan Dzulhijjah, tanggal 13 adalah Hari Tasyrik (Haram Puasa). Maka Ayyamul Bidh bulan Dzulhijjah digeser atau tidak dilakukan pada tanggal 13.