Puasa Daud
Panduan lengkap niat, syarat, dan tata cara pelaksanaan.
Niat Puasa
نَوَيْتُ صَوْمَ دَاوُدَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
"Nawaitu shauma Daawuda sunnatan lillaahi ta'aala."
Aku niat puasa Daud, sunnah karena Allah Ta'ala.
Waktu Pelaksanaan
Sehari berpuasa, sehari berbuka (selang-seling) secara terus-menerus.
Syarat Khusus
Jika hari giliran puasa jatuh pada hari yang diharamkan (Idul Fitri/Adha/Tasyrik), wajib untuk tidak berpuasa.
Keutamaan
Doa Berbuka
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ
"Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa 'ala rizqika afthartu. Birahmatika yaa arhamar raahimiin."
Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka. Dengan rahmat-Mu wahai Dzat yang Maha Penyayang.
Ini adalah batas maksimal puasa sunnah. Tidak diperbolehkan melakukan puasa Dahr (setiap hari tanpa henti) jika sudah sanggup puasa Daud.