WajibWajib (Sesuai janji yang diucapkan)

Puasa Nazar

Panduan lengkap niat, syarat, dan tata cara pelaksanaan.

Niat Puasa

نَوَيْتُ صَوْمَ النَّذْرِ لِلَّهِ تَعَالَى

Latin

"Nawaitu shauman nadzri lillaahi ta'aala."

Artinya

Aku niat puasa nazar karena Allah Ta'ala.

Waktu Pelaksanaan

Sesuai dengan waktu yang dijanjikan saat bernazar (misal: 'Jika sembuh, aku akan puasa hari Senin').

Syarat Khusus

Wajib berniat di malam hari.

Keutamaan

Memenuhi janji kepada Allah adalah sifat orang beriman dan akan mendapat balasan surga.

Doa Berbuka

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ

"Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa 'ala rizqika afthartu. Birahmatika yaa arhamar raahimiin."

Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka. Dengan rahmat-Mu wahai Dzat yang Maha Penyayang.

Jika melanggar nazar (tidak mampu menunaikan), wajib membayar Kaffarah Sumpah.