WajibWajib (Bagi yang memiliki hutang puasa)

Puasa Qadha (Ganti)

Panduan lengkap niat, syarat, dan tata cara pelaksanaan.

Niat Puasa

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ رَمَضَانَ لِلَّهِ تَعَالَى

Latin

"Nawaitu shauma ghadin 'an qadhaa-i fardhi Ramadhaana lillaahi ta'aala."

Artinya

Aku niat berpuasa esok hari untuk mengganti (qadha) fardhu Ramadhan karena Allah Ta'ala.

Waktu Pelaksanaan

Bebas dilakukan di hari apa saja sepanjang tahun, kecuali pada bulan Ramadhan berikutnya dan hari-hari yang diharamkan (Idul Fitri, Idul Adha, Hari Tasyrik).

Syarat Khusus

Karena hukumnya Wajib, maka niat harus dilakukan di malam hari (sebelum Subuh), sama seperti puasa Ramadhan.

Keutamaan

Melepaskan diri dari beban kewajiban/hutang kepada Allah SWT. Menyegerakan qadha adalah bentuk ketaatan yang utama.

Doa Berbuka

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ

"Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa 'ala rizqika afthartu. Birahmatika yaa arhamar raahimiin."

Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka. Dengan rahmat-Mu wahai Dzat yang Maha Penyayang.

Disarankan untuk menyelesaikan qadha sebelum masuk bulan Ramadhan berikutnya. Jika ditunda hingga lewat Ramadhan berikutnya tanpa uzur, wajib membayar Fidyah selain mengqadha.